Setelah memahami apa itu investasi, maka kini saat yang tepat untuk lebih mendalaminya. Berbicara mengenai investasi, kita sudah harus tau apa yang dimaksud dengan aset atau kekayaan, karena aset merupakan objek yang diinvestasikan. saya akan menjelaskan secara singkat tentang aset, aset sejatinya terbagi menjadi 2 jenis, a
set nyata (real assets) dan aset keuangan (financial assets). Aset nyata pasti sudah dapat terbayang oleh anda, yaitu aset yang dapat dilihat bentuk fisiknya, seperti tanah, bangunan, logam mulia, dsb. sedangkan aset keuangan merupakan klaim terhadap pihak tertentu seperti perusahaan. Klaim tersebut biasanya dinyatakan dalam bentuk sertifikat atau kertas berharga yang menunjukkan kepemilikan aset keuangan tersebut, seperti saham, obligasi, dan kredit bank.
set nyata (real assets) dan aset keuangan (financial assets). Aset nyata pasti sudah dapat terbayang oleh anda, yaitu aset yang dapat dilihat bentuk fisiknya, seperti tanah, bangunan, logam mulia, dsb. sedangkan aset keuangan merupakan klaim terhadap pihak tertentu seperti perusahaan. Klaim tersebut biasanya dinyatakan dalam bentuk sertifikat atau kertas berharga yang menunjukkan kepemilikan aset keuangan tersebut, seperti saham, obligasi, dan kredit bank.
Aset nyata (real assets) dan aset keuangan (financial assets) sangatlah bergantung satu sama lain. Keduanya memiliki keterikatan yang kuat, berikut analoginya:
"Asumsikan jika anda sebagai pemegang saham (Aset Keuangan) PT Indofood (kode saham: INDF), sebagai pemegang saham yang sah, biarpun persentase kepemilikan kita hanya sedikit sekali. Anda tetap berhak atas keuntungan yang berhasil dicapai perusahaan Indofood, karena Anda adalah salah satu pemiliknya. Keuntungan yang dapat anda peroleh dapat berupa dividen ataupun kenaikan nilai saham INDF. Lalu bagaimana keuntungan dapat dibuat oleh perusahaan Indofood? Tentunya dengan memaksimalkan kinerja perusahaan melalui mesin, pabrik, dimana ini merupakan Aset Nyata (Real Assets).
Sekarang saatnya kembali pada topik utama kita, yaitu jenis-jenis investasi. Investasi terbagi menjadi dua, yakni investasi langsung (direct investment) dan investasi tidak langsung (indirect investment). Investasi langsung (direct investment) adalah penempatan modal pemodal berupa pembelian aset keuangan secara langsung. Contohnya, jika anda membeli saham secara langsung tanpa perantara, atau melakukan transaksi secara langsung di pasar modal maupun pasar uang. sedangkan investasi tidak langsung (indirect investment) adalah apabila pemodal menempatkan dananya melalui perantara (financial intermediaries). contohnya adalah membeli produk dari perusahaan asuransi, dana pensiun, atau contoh lainnya Reksadana (Mutual Fund), yang merupakan suatu portofolio efek yang didiversifikasi dan dikeluarkan oleh perusahaan investasi, dengan kata lain membeli surat berharga yang menunjukkan kepemilikan atas suatu perusahaan investasi, dimana selanjutnya perusahaan investasi tersebut membeli sekumpulan atau portofolio aset keuangan atas nama pemilik perusahaan investasi tersebut.

No comments:
Post a Comment