Search

Thursday, August 23, 2018

Magang di Taspen Life!

Saya memperoleh kesempatan magang satu bulan (yang umumnya minimal masa magang adalah tiga bulan) di PT Asuransi Jiwa Taspen atau Taspen Life. Taspen Life sendiri adalah anak perusahaan BUMN, yaitu PT Taspen Persero yang kita tahu memikul tugas dalam pemberian santunan pensiun untuk PNS di Indonesia. Lokasi Taspen dan Taspen Life berbeda, Taspen bertempat di daerah Cempaka Putih sedangkan Taspen Life berlokasi di Menara Taspen atau yang dulunya gedung Arthaloka, Sudirman. Taspen Life sendiri adalah perusahaan asuransi muda, baru sekitar 4 tahunan berdiri, namun telah amat diperhitungkan dan berprestasi tentunya.

Sekarang pertanyaannya adalah "Bagaimana saya bisa mendapatkan kesempatan tersebut?" Jawabannya adalah saya memiliki link, yaitu dosen investasi saya hehe. Tapi jangan salah, ternyata mereka memang membutuhkan banyak magangers, begitu yang dikatakan oleh salah satu staff HRD disana. Dan bagi kalian yang memang ingin magang di Taspen Life, kalian hanya perlu membawa CV dan selanjutnya katakan bahwa kalian ingin mendaftar program magang pada receptionist atau satpam, nanti merekalah yang akan menyampaikan ke pihak HRD.

Pertama kali saya menginjakan kaki disini *halah, saya langsung diajak bertemu kepala divisi aktuaria (bidang yang sesuai dengan jurusan saya di perkuliahan), beliau adalah Bapak Alwin. Oh ya, saya juga magang bersama dua teman kelas saya di kampus, yaitu Davita dan Adistishera. Pertemuan saya dengan Pak Alwin ini sebenarnya dengan tujuan interview kerja, tapi saking nyambungnya (karena beliau juga dosen di UI, tapi saya tidak pernah diajar beliau) kami malah jadi membicarakan ke arah yang lebih pribadi, seperti beliau cerita mengenai anaknya, kisah perjuangan karir beliau. Namun tidak lupa beliau juga membuka sesi serius hehe, kami membicarakan tentang keadaan di industri perasuransian dan dana pensiun. beliau menceritakan tentang sejarah Taspen Life sampai bisa berdiri adalah karena dibuatnya keputusan presiden pada era Ibu Megawati, bahwa segala yang berususan dengan asuransi para BUMN harus diserahkan pada pihak atau perusahaan asurans swasta yang lain. maka dari itu dengan berani, Taspen mendirikan Taspen Life agar klien BUMN lama mereka (dengan dana yang sangat besar tentunya) tidak jatuh ke tangan asing, karenakan sayang juga ehehe, dan banyak pula dari perusahaan BUMN itu yang setuju untuk bekerja sama dengan Taspen Life.

Ok sekarang kita lanjut ke cerita magangnya, karena kami magang hanya sebulan dalam rangka mengisi liburan agar tidak gabut di rumah dan juga mencari tahu gambaran perusahaan asuransi secara utuh, jadi kami ditempatkan di 3 divisi berbeda dan digilir tiap minggunya, yaitu divisi aktuaria, investasi, dan underwriting. Namun sejalannya waktu saya lebih merasa klop di divisi aktuaria, karena kalau di divisi investasi kerjaan saya hanya nonton yutub hahaha. di divisi aktuaria saya benar-benar diberikan tanggung jawab, sehingga saya bisa memperoleh ilmu dan data yang saya harap berguna buat TA saya tahun depan. Kalau di divisi underwriting sendiri,  tugasnya lebih ke administrasi dan filing. Nah cerita lucunya adalah anak magang yang punya label "Anak UI" rasanya precious banget, jadi kami diperebutkan haha antara divisi POS (data), Klaim dan keuangan.

Tentu setiap ada suka pasti ada duka (berhubung ada yang nanya), jadi kalau sukanya itu... semua hal yang aku alami selama magang bagiku adalah hal baik nan menyenangkan semua. Nah tapii jangan salah, ada duka juga pastinya. Jadi gini ceritanya, di minggu awal kami magang tuh kami bener-bener totally gabut!!! Taulah rasanya di kasih upah tapi kerjaannya main hp, buka laptop, main ig, dan hal ga penting lainnya. Baru deh setelah melewati masa itu kami mulai dikasih kerjaan, dan kalian mesti tau, pernah sekalinya dikasih kerjaan dan kerjaan itu luar biasa banyak, jadi semacam bikin summary produk (kayak valuation), nge-running buat dapet reserve (yang ini bisa seharian nungguinnya), bikin brosur buat produk asuransi, dan lainnya yang terlebih ke administrasi. Pernah juga lho aku pribadi dikasih tanggung jawab buat summary yang ternyata itu langsung dipakai buat persentasi ke Taspen-nya. Dan masalahnya adalaaaaah hasil kerjaan aku tuh ga di cek dulu, melainkan langsung di pake #Paniksihini. Tapi Alhamdulillah ternyata bener ehehe. Trus ternyata emang faktanya tiap divisi tuh sukaaa banget ngegosipin anak divisi sebelah, kaya pas kita lagi di keuangan, dia ngomongin si A dri klaim, dan hampir semua divisi gitu si. Duka yang bener2 kami bertiga rasain juga pernah, jadi ada kaka cowo di bagian POS (data) yang bener2 straight banget, tiap pagi klo kita sarapan dan ngobrol sampe lewat jam 8, dia pasti dateng buat nyindir (padahal ruangan aja masih sepi, blom dtg atau mulai kerja gtu), trus pernah di suatu moment tepatnya di hari terakhir kami magang (yg posisinya kami udh ga dikasih kerja berat dan udh dapet izin buat cuma keliling kantor), trus doi bilang "Kalian lgi di divisi apa? kenapa malah disini semua?" dengan gaya sewotnya HAHA, dan disitu jengjengjeng Adis dan Davita malah ngejawab dengan nada NYOLOT juga wkwkw, aku mah apa cuma bisa diem berharap mereka bedua ga lepas kontrol HAHA, gitu deh cerita sama si 1 kaka ini. Tapi dia intinya dia baik kok, cuma penyampaiannya aja yg ga ngenakin.

Sekian cerita dari saya, di paragraf terakhir ini saya mau menyebutkan pihak2 yang membantu dan menjadi teman saya saat magang. Terima kasih Pak Alwin, Pak Yunyun dan Pak Fajrin! mereka bertiga inilah aktuarisnya yang senantiasa membantu saya, special thanks buat kak Rey! Dia anak baru lho di Taspen Life, dia masih dirolling juga tapi dia akan ditempatkan di manag. Risiko, kami bertiga selalu sarapan, makan siang dan jajan bareng sama kak Rey ini. Lalu saya juga mau thanks to Pak Supri dan Mas Arif, satpam kuat nan gagah kami, Pak Mumu sang OB kita yang sangat ramah dan mas mbak OB lainnya. Trus saya juga berterima kasih sama seluruh karyawan disana yang sangaaaat ramah dan menerima kami, ada kak Arifin, Kak Aini, Mbak Febri, Kak Syakila, Kak Adel, Mbak Dyah, Kak Adam, Kak Vincent, Kak Kuku, Kak Syifa, Uda Fadhli, Kak Luthfi, Kak Kevin, Kak Tora dan Kak Rizki!!! Dan yang terakhir terima kasih atas semua makanan dan cemilan enak selama saya magang (sekarang saya tahu alasan kenapa kating saya menggendut pas magang).
Davita-Kak Ruri-Devy-Adist-Bu Ayu
Kak Rey-Adist-Devy-Davita


Adist-Davita-Devy (Abis shalat sempet2nya poto haha)
Davita-Devy-Adist